Aku sengaja datang lebih awal karena ingin
menunggunya. Ingin menilai penampilannya, ingin memperhatikan tiap detail dari
kepala hingga ujung kakinya.
Aku mengambil kursi di sudut, membelakangi pintu masuk. Rasanya enggan bertemu
mata ketika ia tiba.
Oh baiklah. Sebenarnya aku gugup.
September 19, 2015
September 12, 2015
[Review] Momo Milk Barn
Dengan
susah payah kami bangkit keluar dari kedai kita untuk mampir ke resto yang
persis ada di seberang. Sebenernya dua temen gue menolak untuk lanjut minum,
tapi gue memaksa karena itu udah terjadwal di agenda.
Minum apa sih?
Minum apa sih?
Susu!!!
September 7, 2015
[Review] Kedai Kita
Karena udah
bosen bikin intro post pake kalimat 'Sebenernya udah lama banget pengen ke
sini tapi bla bla bla'—walau kali ini juga begitu adanya—post kali ini pake
intro begini aja.
August 9, 2015
Hari Ke Dua — Your Perfect Guy
Aku dipertemukan dengan pria idamanku. Kulitnya putih,
badannya tegap walau tidak terlalu tinggi, barisan giginya rapi dan matanya
cokelat. Rambutnya hitam berkliau dan ia selalu tahu bagaimana membuatnya terlihat
segar. Pernah suatu kali di pinggir pantai aku bertanya padanya "Kamu tahu
bagian tubuh mana darimu yang aku paling suka?" Ia menggeleng.
✐ ✎✐ ✎✐ ✎
Label:
Random,
Short Story
July 26, 2015
[Reblog] Long Distance Birthday Greeting
She’s always been a really good friend…
I have been passing years with her…
Though we are not that close but…
She has never failed to cheer the day…
Her day especially…
23 or 24…
She still looks like a teenager…
Subscribe to:
Posts (Atom)


